Penyebab dan Cara Mengobati Nyeri Dada Menurut SehatQ.com

image Nyeri Dada

Pada saat seseorang mengalami nyeri dada, biasanya selalu dikaitkan dengan serangan jantung. Padahal, tidak semua kondisi ini disebabkan oleh serangan jantung. Perlu diketahui bahwa nyeri dada ini bisa disebabkan adanya gangguan pada organ lain, seperti lambung, paru-paru, atau otot. Lalu apa saja penyakit yang bisa menyebabkan nyeri dada dan bagaimana cara mengobatinya? Untuk lebih jelasnya mari kita simak direktori penyakit tentang nyeri dada sebagai berikut.

Penyebab Nyeri Dada

  1. Serangan Jantung

Penyebab nyeri dada yang pertama adalah serangan jantung. Yang mana, serangan jantung ini disebabkan oleh matinya sel-sel otot jantung akibat adanya penurunan aliran darah melalui pembuluh darah jantung. Pada saat seseorang mengalami serangan jantung, maka rasa nyeri di dadanya itu tidak mudah dihentikan begitu saja. Selain itu, nyeri dada yang disebabkan jantung ini juga bisa disertai dengan rasa mual, sesak napas, dan badan lemas.

  • Perikarditis

Nyeri dada ini bisa disebabkan oleh adanya peradangan pada perikardium yang dikenal dengan nama perikarditis. Biasanya penyakit yang satu ini menyerang pria dan bisa terjadi pada segala usia. Walaupun demikian, penyakit ini lebih sering ditemukan pada pria yang berusia 20-50 tahun.

Selain muncul rasa nyeri di dada, penyakit ini juga bisa ditandai dengan beberapa gejala lainnya, seperti sesak napas pendek, jantung berdebar, batuk, lemah, lelah, bengkak pada kaki dan perut, dan demam ringan.

Nyeri pada dada yang disebabkan oleh perikarditis ini akan terasa bertambah kuat saat batuk, menarik napas yang dalam, atau berbaring. Sebaliknya rasa sakit akan berkurang jika pengidap berada dalam posisi duduk atau condong ke depan.

  • Penyakit Jantung Koroner

Kondisi lainnya yang bisa menyebabkan nyeri dada adalah penyakit jantung koroner. Kondisi ini disebabkan adanya penyumbatan aliran darah ke jantung. Bahkan, dalam kondisi tertentu, penyakit yang satu ini bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

  • Refluks Lambung Naik

Penyakit ini bisa menimbulkan rasa sakit di dada dikarenakan asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan akan menimbulkan sensasi terbakar. Selain nyeri di dada, penyakit juga akan menimbulkan rasa pahit di mulut dan tenggorokan.

  • Pankreatitis

Penyakit ini bisa menyebabkan rasa sakit pada perut dan merambat hingga dada dan punggung. Selain itu, penyakit ini juga bisa menimbulkan gejala lainnya seperti demam, muntah, mual, dan denyut nadi yang cepat.

  • Otot Tegang

Otot tegang ini terjadi biasanya karena melakukan olahraga yang terlalu berlebihan. Otot yang tegang ini akan menyebabkan rasa sakit pada dada. Jika anda mengalami kondisi ini kemungkinan anda mengalami cedera muskuloskeletal.

  • Pneumonia

Pneumonia ini disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, atau parasit yang juga bisa menyebabkan nyeri dada. Selain nyeri di dada, penyakit ini juga akan ditandai dengan demam, batuk, dan sesak napas.

Cara Mengobati Nyeri Dada

Selain menggunakan obat-obatan, dokter juga melakukan tindakan medis dibawah ini :

  • Pasang Ring Jantung

Pasang ring jantung ini dilakukan oleh dokter jantung, dengan tujuan untuk meningkatkan aliran darah jantung dengan melebarkan pembuluh darah yang tersumbat, menggunakan balon dan ring.

  • Operasi Bypass Jantung

Operasi ini dilakukan dengan cara menyambungkan pembuluh darag baru sebagai jalan pintas/jalur alternatif dari pembuluh darah yang tersumbat. Memang operasi ini memakan biaya yang tidak sedikit.  

  • Reinflasi Paru-Paru

Metode ini dilakukan dengan cara memasukkan tabung ke rongga dada, untuk mengembalikan bentuk paru-paru yang kolaps (mengempis).

  • Perbaikan Diseksi Aorta

Dalam hal ini, dokter akan memperbaiki pembuluh darah yang robek dengan tindakan operasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *