Hasil Awal Uji Vaksin Sinovac, Aman Untuk Lansia

China memiliki tiga kandidat dalam penemuan vaksin untuk mengatasi virus Corona COVID-19, salah satunya adalah vaksin Sinovac. Vaksin yang berasal dari perusahaan bioteknologi yang berbasis di Beijing ini mengatakan bahwa vaksin buatannya itu telah terbukti efektif mampu melawan beberapa jenis virus Corona.

Untuk jangka kedepannya, vaksin sinovac ini akan didistribusikan ke beberapa negara. Salah satunya di Indonesia. Setelah ada nanti, kamu bisa cari rumah sakit yang menyediakan vaksin sinovac di halodoc. Di halodoc kamu bisa Chat dokter, kunjungi rumah sakit, beli obat, cek lab dan update informasi seputar kesehatan, semua bisa di Halodoc termasuk juga vaksin.

Namun tentu kita harus menunggu vaksi tersebut sudah ada di Indonesia kan?

Uji Coba Vaksin Sinovac  

Sepertinya hasil awal uji coba tahap pertama SinovacChina ini aman untuk orang tua berlanjut usia atau lansia. Tetapi respons kekebalan yang dipicu oleh vaksin lebih lemah pada orang tua jika dibandingkan pada orang dewasa yang lebih muda. Laporan ini disampaikan oleh Sinovac Biotech Ltd (SV.O) sebuha perusahaan China oleh (7/8/2020).

Pejabat kesehatan khawatir apakah vaksin eksperimental tersebut dapat melindungi orang tua berusia lanjut dengan aman atau tidak, dimana biasanya sistem kekebalan akan kurang kuat reaksinya terhadap virus corona yang telah menyebabkan kasus kematian lebih dari 896.000 diseluruh dunia.

Pada Senin (7/9/2020), Liu Peicheng selaku juru bicara Sinovac berkata, “Kandidat vaksin Sinovac, CoronaVac tidak menyebabkan efek samping yang parah dalam uji coba gabungan Fase 1 dan Fase 2 yang diluncurkan pada Mei. Uji coba ini melibatkan 421 persen berusia 60 tahunan.”

Dalam uji vaksin tersebut adanya tiga kelompok yang masing masing itu mengambil dua suntikan CoronaVac dengan dosis rendah, sedang, serta tinggi. Hasilnya ada sekitar lebih dari 90 persen dari mereka yang mengalami peningkatan antibodinya secara signifikan. Tetapi sayang respons kekebalan pada orang tua berusia lanjut sedikit lebih rendah dibandingkan yang terlihat pada subjek berusia lebih mudah.

Tetapi kata Liu, hal ini tetap berjalan sesuai harapan. Pada Kamis (6/8/2020), Petugas Kesehatan menunjukkan vaksin saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteraan Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat. Dilakukannya simulasi tersebut untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam menangani dan menguju klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac untuk 1.620 relawan.

Evaluasi Vaksin Sinovac

Empat dari delapan kandidat vaksin yang berada dalam uji coba fase ketiga tersebut berasal dari China. Perlu diketahui jika uji coba fase 3 ini merupakan uji efisiensi yang melibatkan ribuan orang. Sekarang CoronaVac sedang diuji di Brasil dan Indonesia dalam uji coba manusia tahap akhir. Tujuan dilakukannya uji tersebut untuk mengevaluasi apakah vaksin itu efektif dan cukup aman atau tidak untuk digunakan secara massal.

CoronaVac disebut sebut sudah diberikan kepada puluhan ribu orang, dimana 90 persennya adalah karyawan, sebagai bagian dari skema inokulasi darurat China untuk melindungi orang orang yang beresiko tinggi terkena infeksi.

Masa Kadaluarsa Vaksin Sinovac

Liu berkata bahwa vaksin masih tetap bisa stabil dalam penyimpanan selama tiga tahun. Hal ini adalah salah satu kelebihan yang ditawarkan Sinovac supaya bisa didistribusikan ke wilayah wilayah yang tidak bisa menyimpan di rantai dingin atau cold-chain.

Rantai dingin atau cold-chain ini menunjukkan serangkaian tindakan atau peralatan yang diterapkan untuk mempertahankan sebuah produk dalam suhu rendah hingga dikonsumsi. Rantai dingin dalam vaksin berupa lemari es dan freezer khusus untuk menyimpan vaksin dan juga termos atau vaksin carrier untuk membawa vaksin ke tempat pelayanan.

Liu tanpa mengungkapkan data lengkap berkata, “Perkiraan tersebut diekstrapolasi dari fakta bahwa pembacaan vaksin tetap dalam kisaran yang dapat diterima selama 42 hari pada 25 derajat Celcius (77 Fahrenheit), 28 hari pada 37 derajat celcius, dan lima bulan untuk 2-8 derajat celcius.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *